counter id : 2806147 (Hidden)

Subject: Re: histats account activation email From: ito tohirin To: "Histats.com" Content-Type: multipart/alternative; boundary=047d7b67054df91a8204e12086c0

Woensdag 29 Mei 2013

photo romantis

cerita ngentot anak smp terbaru

CINTA MONYET MULAI NGENTOT

=====================

Monyet Ngeseks Anak SMP

Cerita sex doggy style bugil anak smp - Mungkin ini bukanlah gaya pacaran anak smp dulu, tapi kini gaya pacaran anak smp sudah lebih jauh berkembang kearah nafsu, dan berikut salah satu cerita itu. Aku seorang pelajar SMP kelas II, namaku Rima. Kata orang aku cantik, kulitku kuning, hidungku bangir, sepintas aku mirip Indo. Tinggiku 160cm, ukuran Bhku 34, cukup besar untuk seorang gadis seusiaku. Aku punya pacar, Dino namanya. Dia kakak kelasku, kami sering ketemu di sekolah. Dino seorang siswa yang biasa-biasa saja, dia tidak menonjol di sekolahku. Prestasibelajarnyapun biasa saja. Aku tertarik karena dia baik padaku. Entah kebaikan yang tulus atau memang ada maunya. Dia juga mencoba mendekatiku.

Di sekolah, aku tergolong populer. Banyak siswa cowok mencari perhatian padaku. Tapi entah mengapa aku memilih Dino. Singkatnya, aku pacaran dengan Dino. Banyak teman-teman cewekku menyayangkannya, padahal masih ada si Anto yang bapaknya pejabat, Si Danu yang juara kelas, Si Andi yang jago basket, dan lainnya. Entah mengapa aku tidak menaruh perhatian pada mereka-mereka itu.Aku dan Dino telah berjalan kurang lebih 6 bulan. Pacaran kami sembunyi-sembunyi, ya karena kami masih SMP jadi kami masih takut untuk pacaran secara terang-terangan. Orang tuaku sebenarnya melarangku untuk berpacaran, masih kecil katanya. Tetapi apabila cinta telah melekat, apapun jadi nikmat.

Hari Sabtu sepulang sekolah aku janjian sama Dino. Aku mau nemanin dia ke rumah temannya. Aku bilang ke orang tua bahwa hari Sabtu aku pulang telat karena ada les tambahan. Aku berbohong. Di tasku. telah kusiapkan kaos dan celana panjang dari rumah. Sepulang sekolah, aku ke wc dan mengganti seragamku dengan baju yang kubawa dari rumah. Dinopun begitu. Dari sekolah kami yang berada di perbatasan Jakarta Timur dan Selatan, kami naik bis kearah Cipinang, Jakarta Timur, rumah teman Dino. Sesampai disana, aku diperkenalkan dengan teman Dino, Agus namanya. Rumahnya sepi, karena orang tua Agus sedang ke luar kota. Agus juga bersama pacarnya, Anggi. Pembantunyapun pulang kampung, sesekali kakak Agus yang telah menikah, datang ke rumah sekalian menengok Agus dan membawakannya makanan. Kakaknya hari ini sudah datang tadi pagi dan akan datang lagi besok, demikian kataAgus. Jadi hanya kami berempat di rumah itu. Kami ngobrol bersama ngalor ngidul.

Tak lama kemudian, Agus dan Dino pergi ke dapur dan menyiapkan minuman untuk kami. Aku ngobrol dengan Anggi. Dari Anggi, aku tahu bahwa Agus telah berhubungan selama kurang lebih 1 tahun. Keduanya satu sekolah, juga di SMP hanya berlainan dengan sekolahku. 10 menit kemudian, Agus dan Dino kembali dengan membawa 4 gelas sirup dan dua toples makanan kecil. Setelah memberikan minuman dan makanan itu, Agus berdiri dan memutar VCD.Film baru katanya. Aku enggak ngerti, aku pikir film bioskop biasa.

Agus menyilakan kami minum. Aku minum sirup yang diberikannya. 10 menit berlalu, kepalaku pusing sekali, bersamaan dengan itu ada rasa aneh menyelimuti tubuhku. Rasa..hangat merinding di tv tampak adegan seorang wanita bule yang sedang dientot oleh 2 laki-laki, satu negro dan satu lagi bule juga. Aku berniat untuk pulang, tetapi entah mengapa dorongan hatiku untuk tetap menyaksikan film itu. Mungkin karena aku baru pertama kali ini nonton blue film. Badanku makin enggak karuan rasanya kepalaku serasa berat dan ah rangsangan di badanku semakin menggila .Aku lihat Agus dan Anggi sudah saling melepaskan baju mereka telanjang bulat di hadapan aku dan Dino.Mereka saling berpelukan, berpagutan tampak Agus menciumi tetek Anggi yang mungil Agus lalu mengisep-isep pentilnya tampaknya keduanya sudah sering melakukannya . Mereka tampak tidak canggung lagi Anggi mengisep-isep peler Agus persis seperti kejadian di film blue itu . Anggi juga sepertinya telah terbiasa Kontol Agus bak permen, diisep, dikulum oleh Anggi Dino merapatkan tubuhnya kepadaku.

“Rim .kamu sayang aku enggak?”tanyanya padaku. “Eh..emang kenapa, Din ?”kataku kaget karena aku masih asyik menyaksikan Agus dan Anggi “Aku pengen kayak gitu .”kata Agus sambil menunjuk pada Agus dan Anggi yang semakin hot. Tampak Agus mulai menindih Anggi, dan memasukkan batang kontolnya ke nonok Anggi. Dengan diikuti teriakan kecil Anggi, batang kontol itu masuk seluruhnya ke nonok Anggi. Gairahku melonjak-lonjak entah kenapa?Seluruh badanku merinding .”Rima?”kata Dino lagi. “Eh enggak ah enggak mau malu .”kataku. “Malu sama siapa?”kata Dino. Tangannya mulai merayapi dadaku. Kutepis pelan tangannya. “Malu sama Agus dan Anggi tuh “kataku. “Ah mereka aja cuek ayo dong Rima aku sudah enggak tahan nih “kata Dino. “Ah..jangan ah “kataku. Gairahku makin tidak keruan mendengar erangan dan rintihan Agus dan Anggi.

Tak terasa tangan Dino mulai membuka kancing bajuku. Entah kenapa aku membiarkannya sehingga bajuku terbuka. Aku hanya mengenakan BH dan celanapanjang jeans. Adegan di TV makin hot tampak sekarang seorang wanita asia di entot tiga orang bule dua orang memasukkan kontolnya ke memek dan pantatnya sedangkan yang satunya kontolnya lagi diisep oleh si wanita. Keempatnya terlihat sedang merasakan kenikmatan Tangan Dino mulai merayapi dan meremas-remas buah dadaku yang masih kencang dan belum pernah disentuh oleh siapapun. Aku menggelinjang, geli nikmat ah..baru pertama kali aku merasakan ini .”Buka Bhnya, ya sayang “pinta Dino. Aku mengangguk, aku jadi inginmerasakan lebih nikmat lagi Dengan cekatan Dino membuka Bhku.. aku sekarang benar-benar telanjang dada. Dino mengisepi pentilku memencet-memencet buah dadaku yang masih kenyal dan bagus “Tetekmu enak bener, sayang belum pernah ada yang pegang yaa”kata Dino sambil terus meremas tetekku dan mengisepi pentilku “Belum Din ahhh enak Din terus terus..jangan berhenti .”kataku. Kenikmatan itu baru kali ini aku rasakan. Kulirik Agus dan Anggi, merekasekarang bermain doggy style.

Anggi berposisi nungging dan Agus menusuknya dari belakang terdengar erangan dan eluhan mereka Gairahku makin menggila “Buka celanamu ya sayang aku udah pengen nih “pinta Dino. “Jangan Din takut .”kataku. “Takut apa sayang?”kata Dino. “Takut hamil “kataku. “Enggak Din, aku nanti keluarnya di luar memekmu sayang kalo hamilpun aku akan tanggung jawab, percayalah “katanya.

Aku diam saja Dino mulai membuka ristleting celanaku, aku diamkan saja .tak lama kemudian, dia memerosotkan celanaku tampak memekku yang menggumpal dengan jembut yang lumayan tebal. Dino pun memerosotkan celana dalamku Aku benar-benar polos bugil. Dinopun membukaseluruh bajunya, kami berdua telanjang bulat .Tangan Dino tetap meremas-remas tetekku Kulirik Agus dan Anggi, eh mereka bersodomi Anggi sudah biasa bersodomi rupanya kulihat kontol Agus maju mundur di pantat Anggi sedangkan tangan kiri Anggi mengucek-ucek memeknya sendiri yang sudah basah Erangan mereka terdengar makin sering .Dino terus mengerjaiku, tangannya mulai merayapi jembutku. Salah satu jarinya dimasukkan ke nonokku”Ah..sakit, pelan-pelan, Din..”teriakku ketika jari itu memasuki nonokku. Dino agak sedikit mengeluarkan jari itu dan bermain di bibir kemaluanku tak lama kemudian nonokku basah . “Din, isep dong punyaku “pinta Dino sambil menyodorkan kontolnya ke mukaku. “Ah..enggak ah “kataku menolak. “Jijik ya? Punyaku bersih kok ayo dong Anggi saja berani tuh “pinta Dino memelas.

Dengan ragu aku pegang kontol Dino. Baru sekali ini aku memegang punya laki-laki. Ternyata liat dan keras. Kontol Dino sudah berdiri tegang rupanya. “Ayo dong Rima sayang “pinta Dino lagi. Dengan ragu kumasukkan kontol itu ke mulutku, aku diamkan kontol itu sambil kurasa-rasa. Ih, kenyal “Hisap dong sayang seperti kamu makan permen “Dino mengajariku. Pelan-pelankuisap-isap, kujilati bolong kontol itu dengan lidahku lama kelamaan aku merasa senang mengisapnya kuisep keras-keras..kusedot-sedot, kujilati .kumaju mundurkan kontol itu di dalam mulutku terdengar berulang kali erangan Dino. “Ah ah .uuuhhh enak sayang teruskan ..” erang Dino. Tangan Dino terus mengucek-ucek nonokku. Sudah tidak sakit lagi sekarang, mungkinsudah basah Aku jadi senang mengisap kontol Dino terus kulomoh kuisap..kujilati kusedot-sedot ih..enak juga, pikirku Tiba-tiba Dino menarik kontolnya dan mengarahkannya ke nonokku Aku pasrah, dimasukkannya kontolnya ternyata meleset, Dino melumuri tangannya dengan ludahnya kemudian tangannya itu diusapkan ke kontolnya dan mencoba lagi memasukkan kontolnya ke liang nonokku, ketika kepalanya masuk ke nonokku, aku berteriak”Aduuh sakit Din pelan-pelan dong ” Gairah semakin meninggi .aku ingin merasakan kenikmatan lebih .

Dino melesakkan kontolnya ke nonokku pelan kurasakan sesak nonokku ketika kepala kontol itu masuk ke dalamnya Dino lagi menghentakkan kontolnya sehingga amblas semuanya ke dalam nonokku .”Ahhh perih Din “kataku. Dino diam sebentar memberikan waktu kepadaku untuk menenangkan diri. “Tenang Din, sebentar lagi kamu akan terbiasa kok “katanya. Pelan-pelan Dino mengocokkontolnya di nonokku. Masih terasa perih sedikit kocokkan Dino semakin kencang Aneh, perih itu sudah tidak terasa lagi, yang ada hanya rasa nikmat nikmat sekali “Terus Din Terus ahhhh ah .enak .”kataku. Sempat kulirik Agus dan Anggi masih terus bersodomi. Gimana rasanya disodomi ya, pikirku Agus semakin menggencarkan kocokkanyya Aku semakin menggelinjang .ah ternyata ngentot itu nikmat .surga dunia coba dari dulu.. kataku dalam hati .”Din ah.ah .aku aku .”entah apa yang aku ingin ucapkan. Ada sesuatu yang ingin kukeluarkan dari nonokku entah apa “Keluarkan saja sayang kamu mau keluar .”kata Dino. “Ahh iya Din aku mau keluar ..”tak lama kemudian terasa cairan hangat dari nonokku .

Dino terus mengocok kontolnya kuat juga pacarku ini, pikirku. “Satu nol, sayang”kata Dino tersenyum. Dino mencopot kontolnya, aku sedikit kecewa “Kenapa dicopot Din..”tanyaku. “Kita coba doggy style, sayang “jawabnya sambil membimbingku berposisi seperti anjing. Dino menusukan kontolnya lagi sekarang badanku terguncang-guncang keras terdengar erangankeras dari Anggi dan Agus, mereka ternyata telah mencapai puncaknya kulihat peluh bercucuran dari kedua tubuh mereka, dan akhirnya mereka terkapar kenikmatan tampak wajah puas dari mereka berdua Aku sudah hampir tiga kali keluar Dino tampak belum apa-apa dia terus mengocok kontolnya di memekku. Sudah hampir ¾ jam aku dientot Dino, tapi tampaknya Dino belum menunjukkan akan selesai. Kuat juga aku lemes sekali lalu Dino mencopot lagi kontolnya dan mengambil baby oil yang tersedia dekat kakinya. Aku ingat baby oil itudipakai untuk melumuri pantat Anggi ketika mau disodomi .eh apakah aku mau disodomi Dino? “Mau ngapain Din “tanyaku penasaran .

”Seperti Anggi dan Agus lakukan, Rima aku ingin menyodomimu sayang “jawabnya. Sebenarnya aku takut, tapi terdorong rasa gairahku yang melonjak-lonjak dan keingin tahuanku rasanya disodomi, maka aku mendiamkannya ketika Dino mulai mengolesi lubang pantatku dengan baby oil. Tak lama kemudian, kontol Dino yang masih keras itu diarahkan ke pantatku meleset dicoba lagi kepala kontol Dino tampak mulai merayapi lubang pantatku “Aduuuh sakit Din “kataku ketika kontol itu mulai masuk pantatku. “Tenang sayang nanti juga enggak sakit “jawab Dino sambil melesakkan bagian kontolnya kepalanya sudah seluruhnya masuk ke pantatku “Aduuuhh sakiiiitt “kataku lagi. “Tenang Rim, nanti enak deh..aku jadi ketagihan sekarang “kata Anggi sambil mengelus rambutku dan menenangkanku. “Kamu sudah sering disodomi, Nggi?”tanyaku. “Wah bukan sering lagi hampir tiap hari kadang aku yang minta abis enak sih udah tenang saja ayo Dino coba lagi nanti pacarmu pasti ketagihan ayo..”kata Anggi sambil menyuruh Dino mencoba lagi.

Dino mendesakkan lagi kontolnya sehingga seluruhnya amblas ke pantatku. Terasa perih di pantatku .”Tuuh kan sudah masuk tuh enak kan nanti pantatmu juga terbiasa kok kayak pantatku ini enak kan jadi enggak ada hari libur, kalo lagi mens-pun tetap bisa dientot hi hihi “kata Anggi. Aku diam saja. Ternyata sakit kalo disodomi .Dino mulai mengocok kontolnya di pantatku. cerita sex anak smp terbaru bisa anda simak lainya di ceritadewasa17tahun.info “Pelan-pelan, Din masih sakit “pintaku pada Dino. “Iya sayang enak nih sempit”katanya. Anggi ke belakang pantatku dan mengucek-ucek nonokku dengan tangannya aku semakin menggelinjang nikmat “Anggi ah .enak “kataku. “Ayo Din, kocok terus, biar aku mengucek nonoknya, biar rasa sakit itu bercampur rasa nikmat”kata Anggi pada Dino. Benarsekarang rasa sakit itu tidak muncul lagi hanya nikmat .”Hai sayang ini ada lobang nganggur mau pake? Boleh kan Dino? Lubang yang satu ini dipake pacarku Agus “kata Anggi.

“Tanya Rima saja deh, aku lagi asyik nih”jawab Agus sambil terus mengocok kontolnya di pantatku. “Gimana Rima? Bolehkan? Enak lo di dobelin aku sering kok “pinta Anggi. “Ah..jangan deh “kataku.”Sudahlah Rima, kasih saja aku rela kok”kata Dino. Tiba-tiba Agus merayap di bawahku dan menciumi tetekku. Kontolnya dipegang oleh Anggi dan diarahkan ke nonokku. Dengan sekali hentakan, kontol itu masuk ke nonokku. “Jaang “kataku hendak berteriak jangan tetapi terlambat, kontol itu sudah masuk ke nonokku. Jadilah aku dientot dan disodomi . ½ jam Agus dan Dino mengocok kontolku. Aku lemes sekali baru sekali dientot sudah diduain tanganku sudah tidak kuat menopang badanku. Kakiku lemes sekali. Kenikmatan itu sendiri tidak adaduanya .aku sebenarnya jadi senang dientot berdua begini tapi mungkin kali ini kurang siap.

Aku keluar 2 kali sebelum Agus mencopot kontolnya dan memasukkan kontolnya ke mulut Anggi. Anggi menghirup peju yang keluar dari kontol Agus dengan nikmat. Kemudian Dino melakukan hal yang sama, tadinya aku ragu untuk menghirupnya, tapi lagi-lagi rasa penarasan pada diriku membuatku ingin rasanya menikmati pejunya Dino. Dino memuntahkan pejunya dimulutku akupun menelannya. Ah..rasanya asin dan agak amis setelah kontolnya bersih, Dino mencopot kontolnya dan menciumku yang sudah KO di kasur. “Terima kasih sayang aku puas dan sayang sama kamu “katanya lembut. Aku diam saja sambil merasakan kenikmatan yang baru pertama kali aku rasakan. Badanku lemes sekali Kulihat di seprai ada bercak merah..darah keperawananku dan mungkin bercampur dengan sedikit darah dari pantatku yang mungkin juga sobek karena dirasuki kontol Dino. Aku mencoba duduk, ah masih terasa sakit di kedua lubangku itu, lalu aku menangis di pelukan Dino .”Din, aku sudah enggak perawan lagi sekarang jangan tinggalkan aku yaa .”kataku pada Dino. Kulihat Anggi dan Agus sudah tidur berpelukan dalam keadaan telanjang bulat.

“Iya sayang aku makin cinta sama kamu aku janji enggak akan meninggalkanmu tapi kamu harus janji yaa “katanya. “Bener Din? Kamu enggak ninggalin aku? Tapi janji apa ?”kataku balik bertanya. “Janji, kita akan mengulangi ini lagi aku bener-bener ketagihan sekarang sama nonokmu dan juga pantatmu, sayang “kata Dino sambil mengelus rambutku. Aku diam saja, aku juga ingin lagi..aku juga ketagihan kataku dalam hati. “Janji ya sayang “katanya lagi mendesakku. Aku hanya mengangguk. “Sudah jangan nangis sekarang kamu mau langsung pulang atau mau istirahat dulu?”tawar Dino. Aku pilih istirahat dulu lalu akupun tertidur berpelukan dengan Dino. Hari ini baru pertama kali aku berkenalan dengan sex.

CERITA NGENTOT TANTE GIRANG

Buat para penggemar cerita tante girang, tentunya kalian ga ingin melewatkan kisah seru ku hari ini. Yep!
 cerita ngentot dengan dua tante tante girang sekaligus dalam semalam suntu

kini mengispirasikan story ku untuk kubagikan kepada para penikmat memek tante betapa gilanya aku menikmati tubuh mereka berdua. Untuk selanjutnya, saya mohon maaf bila nama yang tertera dalam cerita ngentot tante ini ada sangkutpaunya dengan nama anda atau pasangan anda, mengingat demi privasi maka nama2 yang ada dalam kisah gila ini sengaja disamarkan demi keamanan.
Hari Jumat itu aku seperti biasa berenang sendiri. Setelah melakukan gaya bebas bolak-balik beberapa kali aku beristirahat sambil tetap berendam di tepi kolam. Hari itu agak sepi, paling hanya 15 orang saja yang ada di kolam renang. Langit sudah mulai gelap dan lampu-lampu di sekitar kolam renang sudah mulai dinyalakan. Tapi aku masih ingin berlama-lama menikmati kolam renang, maklum besok hari Sabtu tidak ada kegiatan kuliah.
Tidak berapa lama kulihat seorang wanita berrambut ikal yang berumur sekitar 40-an masuk ke area kolam renang. Meskipun sudah tidak muda lagi badannya terlihat sangat terawat dan sexy. Payudaranya tampak agak menggantung tapi masih cukup kencang dan menurutku tidak kalah dengan wanita-wanita yang lebih muda. Kulitnya putih dan wajahnya juga masih tampak cantik...ah.. rasanya aku kenal wanita itu... Kalau tidak salah dia Tante Mira, teman klub aerobik Tante Mira bekas ibu kosku di Dago yang pernah kuceritakan kisahnya beberapa waktu yang lalu. Pantas saja tubuhnya sexy.... Setelah meletakkan barang-barang bawaannya wanita itu mulai menceburkan diri ke kolam renang, tepat di seberangku. Lalu perlahan ia mulai berenang mengelilingi kolam renang. Saat ia berenang di depanku, kuberanikan memanggil namanya, "Tante Mira..." wanita itu berhenti dan berbalik menatapku.
  • "Hey... Anton ya... sama siapa berenang?" tanya Tante Mira sambil mencubit lenganku.
  • "Biasa tante... sendirian aja, tante sama siapa?"
  • "Oh, sama Luna teman kantor tante... tapi kayaknya dia masih di kamar ganti tuh...soalnya tadi tasnya ketinggalan di mobil... nah itu dia baru datang, tante kenalin yaaa..."
Tampak seorang wanita, terlihat masih muda dan lumayan manis mungkin umurnya sekitar 25-an, berjalan ke arah kolam renang. Rambutnya lurus melewati bahu, tubuhnya terkesan atletis dengan buah dada montok berisi seperti Pamela Anderson di film serial TV "Bay Watch". Tante Mira lalu naik ke pinggir kolam dan bergegas menghampiri wanita tersebut. Tak lama kemudian kedua wanita itu kembali masuk ke kolam renang.
  • "Lun.. ini kenalin... Anton, Ton... ini kenalin..Luna, teman kantor tante," Sambil mengulurkan tangannya Luna tersenyum dan menyebutkan namanya, senyumnya manis sekali. Akupun menyebutkan namaku sambil menikmati kehalusan tangannya. Setelah berbasa-basi sebentar Luna berpamitan untuk berenang beberapa keliling, lalu aku dan Tante Mira mengikutinya. Sebenarnya aku sudah cukup lelah setelah berenang sebelumnya, tapi kebersamaan dengan Tante Mira dan Luna kayaknya sayang kalau dilewatkan begitu saja hanya karena rasa capai yang tidak seberapa. Setelah berenang beberapa keliling kamipun akhirnya berhenti.
  • "Anton.. kok udah lama tante nggak pernah lihat kamu jemput Tante Mira lagi?"
  • "Lho... saya khan sudah nggak kos di tempat Tante Mira..."
  • "Tapi tante dengar kamu masih suka ketemu dengan Tante Mira, iya khan..?" Tante Mira mulai menggodaku dengan senyumnya yang nakal. Aku tidak menjawab, hanya tertawa ringan.
  • "Tante Mira suka cerita tentang kamu lho...hmm.. bikin kita-kita penasaran deh," Tante Mira menggoda lagi, kini tangannya mencubit perutku.
  • "Aduh... sakit tante...," kataku pura-pura kesakitan. Luna yang tidak tahu arah pembicaraan kami tampak agak bingung.
Tante Mira merapatkan badannya ke sampingku dan melingkarkan tangannya di pinggangku.
  • "Luna, kamu kenal dengan Mira teman aerobikku khan..? Anton ini dulu kos di tempat Mira dan semenjak itu si Mira bisa jadi betah banget di rumah kalau Anton lagi nggak kuliah, nggak tau ngapain aja dia dengan si Anton ini," Tante Mira tertawa genit sambil melirikku. Luna hanya tersenyum-senyum saja memandangku.
  • "Ah... ati-ati Teh Mira... mahasiswa sekarang memang nakal-nakal....!!"
Udara malam makin dingin, tapi suasana kami justru mulai menghangat. Aku merasa kegeMiran Tante Mira sedang menantikan tanggapanku. Aku mulai memberanikan diri memegang dan meremas-remas pantat Tante Mira dengan lembut. Jantungku berdegup-degup menanti reaksi Tante Mira... syukurlah dia diam saja dan membiarkan tanganku terus beraksi. Hanya aku dan Tante Mira yang tahu persis apa yang kami lakukan. Suasana kolam renang tidak begitu terang dan kami berendam sebatas leher sehingga apapun yang diperbuat tangan-tangan kami di bawah air tidak akan terlihat siapapun. Meskipun demikian Luna kelihatannya mengerti apa yang terjadi, tapi dia pura-pura tidak tahu dan dengan sengaja berenang menjauhi kami.
Melihat kebengisannya mendapat tanggapanku dan tidak ada lagi orang lain di dekat kami, Tante Mira semakin berani. Tangannya mulai dengan sengaja menyentuh kontolku yang mulai menegang. Melihat aku tidak menolak perlakuannya Tante Mira mulai berani meremas-remas kontolku sehingga membuatnya mengeras. Tante Mira tersenyum nakal.
  • "Oh, ini rupanya yang bikin Tante Mira lupa sama suaminya." Aku tidak mau ketinggalan, kuraba dan kuremas-remas kedua buah dada Tante Mira sehingga membuatnya memekik perlahan. Kami saling meraba dan berpandang-pandangan penuh nafsu. Perlahan-lahan kuarahkan tangan kananku ke selangkangan Tante Mira dan kurasakan gundukan yang lembut dan hangat di antara kedua pahanya. Mulut Tante Mira sedikit terbuka, nafasnya mulai terasa berat dan matanya mulai sayu, tampaknya dia mulai terangsang.
  • "Ssstop Anton... jangan disini... kita ke hotel aja... mau?" kata Tante Mira setengah berbisik dengan nafas mulai berat menahan birahi. Aku mengangguk setuju.
  • "Tapi Luna gimana tante.... masak ditinggal?"
  • "Tenang aja, itu urusan tante... kamu naik dulu... tante mau bicara sama Luna."
Aku bergegas naik dan mengambil handuk serta sabun untuk mandi. Saat aku kembali ke kolam renang tampak Luna dan Tante Mira sudah duduk di kursi sambil mengenakan handuk.
  • "Anton, keberatan nggak kalau Luna ikutan acara kita?" tanya Tante Mira sambil mengedipkan sebelah mata kepadaku.
  • "Terserah Luna aja, Anton sih nggak keberatan tante..." kataku. "Iiih... emangnya acara apaan sih...?" tanya Luna, entah dia cuma pura-pura atau memang tidak tahu aku tidak peduli, yang jelas malam ini aku akan menikmati tubuh Tante Mira yang sexy. Belum terbayang bagiku bagaimana kalau nanti Luna ikut bergabung, aku belum pernah ML dengan lebih dari satu wanita sekaligus.
Kutitipkan motorku di kantor Satpam, kebetulan karena sudah sering berenang di situ aku jadi kenal dengan mereka. Kami bertiga lalu meluncur pergi ke arah Lembang dengan mobil Tante Mira. Tidak berapa lama kemudian kami sampai di Lembang dan Tante Mira lalu mengajak kami untuk makan malam di sebuah rumah makan. Setelah selesai makan Tante Mira membeli beberapa kaleng bir, softdrink dan makanan kecil, "Untuk bekal sampai pagi cukup nggak..." tanya Tante Mira sambil tersenyum nakal. Aku mengangguk setuju sementara Luna masih pura-pura tidak tahu apa yang terjadi.
Akhirnya kami meluncur ke sebuah hotel kecil yang cukup bagus di sekitar Lembang, lokasinya enak dan aman untuk berselingkuh karena mobil bisa langsung parkir di garasi yang tersedia di sebelah kamar. Mungkin hotel itu sejak semula sudah dirancang untuk tempat perselingkuhan, entahlah.....
  • "Eh.. seperti yang aku bilang tadi.... kalau kalian mau ML aku nggak ikutan yaa... aku cuma nunggu kalian di mobil aja."
  • "Aduh Luna... kami nggak tega ninggalin kamu di mobil. Kita bakalan di sini sampai pagi lho, ikutan aja deh ke kamar. Kalau nggak mau ikutan kami ML juga nggak apa-apa, that’s your choice honey... kamu bisa nunggu di ruang tamu sambil minum bir. Atau kalau perlu bisa kami pesankan "extra-bed". Gimana..?" tanya Tante Mira. Luna akhirnya mengangguk setuju.
  • "OK aku di ruang tamunya aja... tapi kalian jangan ribut ya.... nanti aku nggak bisa tidur."
Aku pikir Luna ini cuma pura-pura saja tidak mau ikut ML, kalau dia benar-benar tidak mau ikutan kenapa dia tadi tidak minta diantar pulang saja. Itu jauh lebih baik dari pada tidur di mobil ataupun di kamar sementara kami asyik bercinta sampai pagi. Aku rasa Luna ini sebenarnya mau tapi malu karena baru kenal denganku beberapa jam yang lalu, jadi kupikir bagus juga kalau aku sengaja memancing-mancing dan mengambil inisiatif supaya dia mau ikut. Setidaknya dengan cara itu dia tidak harus merasa malu kalau "terpaksa" ikut bergabung. Hmm... kalau Luna mau ikutan, ini bakal menjadi pengalaman pertamaku ML dengan dua wanita sekaligus.
Kamar hotel yang dipesan Tante Mira cukup besar, sebenarnya hanya satu ruangan tapi antara tempat tidur dan ruang tamu dipisahkan oleh tirai pembatas. Dengan kondisi seperti itu apapun yang terjadi di tempat tidur pasti akan terdengar di ruang tamu. Luna merebahkan dirinya di kursi sofa.
  • "Selamat ML yaa... aku mau disini aja menikmati bir dan tidur nyenyak."
Sampai di kamar Tante Mira mematikan lampu kamar dan hanya menyisakan lampu tidur yang nyalanya remang-remang saja sementara aku langsung merebahkan diri di tempat tidur. Tante Mira lalu mengikuti dan berbaring di sebelahku. Tanpa menunggu komando aku langsung memeluk dan mencumbu Tante Mira, bibir kami saling memagut dan lidah kami saling melilit penuh nafsu. Tangan-tangan kamipun mulai saling meraba dan meremas daerah sensitif masing-masing. Kuselipkan tanganku ke balik bajunya, oh... rupanya Tante Mira sudah tidak mengenakan BH lagi sehingga tanganku dengan mudah langsung meremas payudaranya. Sementara itu tangan Tante Mira dengan ganas berusaha masuk ke celana dalamku untuk meremas kontolku yang sudah menegang sejak tadi. Setelah beberapa saat kami bergumul dan saling meremas dengan panas, aku mulai melepaskan t-shirt dan celana jeansku sementara Tante Mira juga mulai melepas pakaiannya satu per satu.
Akhirnya kami berdua berbaring di atas tempat tidur tanpa sehelai busanapun.
  • "Tante Mira... tante sexy sekali...," kataku memuji sambil meraba payudara dan putingnya. Sengaja aku berbicara tanpa berbisik supaya Luna bisa ikut mendengar.
  • "Ah... kamu bisa aja," tampak wajah Tante Mira memerah, mungkin merasa bangga mendapat pujian dari anak muda. Tante Mira juga tampaknya mengerti maksudku sehingga diapun tidak berusaha mengecilkan suaranya.
  • "Tante, Anton mau menikmati tubuh Tante Mira malam ini sepuas-puasnya... lampunya Anton nyalain aja yaa..."
  • "Iihh... tante malu ah... khan udah nggak muda lagi..."
  • "Tapi tante masih sexy banget lho... swear deh.... Anton betul-betul terangsang."
  • "Terserah Anton kalau gitu... emangnya Anton mau liat apa sih kok pake nyalain lampu segala..."
  • "Anton mau menikmati tubuh Tante Mira yang sexy ini sampai puas, Anton mau menikmati buah dada tante yang indah, Anton mau menikmati seluruh bagian memek tante yang tertutup bulu-bulu lebat itu, Anton mau liat klitoris tante, Anton pengen liat semua bagian dalam memek tante. Boleh khan...?" kataku merayu sambil menyalakan lampu kamar.
  • "Tentu boleh aja sayang...., malam ini tante jadi milik kamu. Anton boleh liat apapun yang Anton mau, boleh pegang apapun... pokoknya boleh ngapain aja... sesuka kamu sayang..... Tapi sebaliknya Anton juga jadi milik tante malam ini yaa.... Sekarang tante mau pegang dan isep pisangnya Anton...gimana?" tanya Tante Mira sambil mendorongku ke tempat tidur.
Mulailah Tante Mira menjilati dan mengulum kontolku. Rupanya Tante Mira cukup ahli dalam ber-oral, diremasnya buah pelirku sementara kontolku dimasukkan ke dalam mulutnya untuk dihisap.
  • "Hmm dasar anak muda, kontolnya keras banget kalau berdiri... tante udah lama nggak ngerasain kontol yang keras seperti ini. Tante nggak sabar pengen ngerasain ini di dalam punya tante...." kata Tante Mira sambil terus menjilati kepala kontolku. Dimasukkannya kembali kontolku ke dalam mulutnya dan sesekali lidahnya menjilati lubang kontolku, wow... rasanya membuat tubuhku bergetar menahan nikmat.
  • "Oohh... tante... enak banget tante....mmhh... isep terus tante...," aku sengaja mengekspresikan setiap rasa nikmat yang kurasakan dengan harapan supaya Luna terpancing untuk ikut bergabung.
Aku memutar posisiku sedikit supaya tanganku bisa meraba dan meremas payudara Tante Mira sementara dia tetap mengulum kontolku. Dengan lembut kuremas payudaranya dan kupilin-pilin pentilnya. Ini membuat Tante Mira makin bernafsu dan bersemangat mengulum kontolku. "Mmhh....mmhh....." Tante Mira mulai mendesah-desah menahan nikmat. Seranganku kulanjutkan lagi, kali ini tanganku mulai mengarah ke memeknya. Kurasakan bulu-bulu kemaluannya yang lebat agak basah oleh lendir yang licin. Jari tanganku mulai menyibak bulu-bulu memek Tante Mira dan masuk ke dalam belahan bibir memeknya. Akhirnya dengan perlahan kumasukkan jari tengahku ke dalam lubangnya yang basah oleh lendir. Kugosok-gosokkan jariku dengan lembut ke dalam dinding-dinding memek Tante Mira sementara ibu jariku mempermainkan klitorisnya sehingga Tante Mira menggelinjang keenakan.
  • "Ah... Anton.... mhh.... masukin sekarang sayang... tante udah kepengen ngerasain kontol Anton di dalam memek tante," katanya sambil melepaskan kontolku dari mulutnya.
Tante Mira lalu merebahkan dirinya di tempat tidur sambil membuka kedua pahanya untuk mempersilahkan kontolku masuk. Tapi aku tidak ingin langsung memainkan partai puncak, aku harus menyimpan tenaga karena bukan tidak mungkin akan ada partai tambahan dengan Luna. "Sabar dulu ya tante... Anton pengen banget jilat memek tante...Anton nggak tahan liat memek tante terbuka seperti itu... boleh....?" "Terserah Anton sayaang.... tante udah kepengen banget sampai puncak...." Pantat Tante Mira kuganjal dengan bantal sehingga aku tidak perlu terlalu membungkuk untuk menikmati memeknya. Perlahan kubuka bibir memeknya yang sedikit menggelambir dengan kedua jempolku, terlihat bagian dalam memek Tante Mira begitu merah dan merangsang. Lubangnya masih terlihat lumayan sempit meskipun sudah punya dua anak, sementara klitorisnya tampak menyembul bulat di bagian atas bibir memeknya.
Tidak tahan melihat pemandangan yang begitu membangkitkan birahi akhirnya aku membenamkan lidahku ke dalam liang memeknya. Dengan penuh nafsu kujilati seluruh bagian memek Tante Mira, mulai dari klitoris, bibir memek, hingga lubang memeknya tidak luput dari sapuan lidahku yang ganas. Tante Mira meremas rambutku dan terus mendesah menahan nikmat.
  • "Oohh... oohh... mmhh... Anton.... mmhh... adduhh...." Suara Tante Mira makin membuatku bersemangat, aku terus menjilati seluruh bagian memeknya seperti seorang bocah sedang menikmati es krim coklat yang begitu nikmat. Jari-jariku mulai ikut ambil bagian untuk masuk ke dalam liang memek Tante Mira, sementara itu bibirku mengulum klitorisnya dan lidahku terus menjilati serta mempermainkannya dengan penuh nafsu.
  • "Aaahh... Antoni... tante nggak tahan Don.... adduuh..." desahannya makin tak terkendali dan tangannya mulai meremas rambutku dengan keras sementara itu otot-otot kedua kakinya mulai menegang. Tampaknya tidak berapa lama lagi Tante Mira akan keluar.
Sementara itu samar-samar kulihat bayangan di ruang tamu mulai bergerak, ah... rupanya Luna mulai terpancing untuk melihat apa yang kami lakukan di atas tempat tidur.
"Anton... Anton... mmhh... tante nggak tahan lagi... tante udah mau keluar.... mmhh.... ahh...aahh...," akhirnya seluruh tubuh Tante Mira menegang selama beberapa saat dan kemudian terkulai lemas. Kulitnya yang putih tampak berubah agak memerah, Tante Mira mengalami orgasmenya yang pertama malam itu. Dia tergolek lemas dengan mata terpejam dan mulut terbuka sementara itu memeknya yang merah seperti daging mentah tampak masih berdenyut-denyut mengeluarkan sisa-sisa kenikmatan. Tante Mira perlahan-lahan mulai pulih kesadarannya setelah beberapa saat terbuai oleh kenikmatan orgasme.
  • "Anton... enak sekali orgasmenya... mmhh... tante sampe lemes.... rasanya belum apa-apa tulang-tulang tante rontok semua...."
  • Aku hanya tersenyum. "Gimana tante... udah siap lagi....," tanyaku menggoda.
  • "Bentar lagi ya Don... badan tante masih lemes.... dan lagi rasa enaknya masih belum hilang...."
Sementara itu kulihat Luna sudah berdiri di samping tirai pembatas ruangan, ikut menikmati apa yang kami lakukan.
  • "Luna, kalau mau gabung kesini aja... nggak apa-apa kok," kataku memancing-mancing.
  • "Iih... enggak ah, aku cuma pengen ngeliat kalian ML aja kok, soalnya suaranya seru banget sih... sampe Luna nggak bisa tidur."
  • "Iya Luna... sini aja lah..., ngapain kamu berdiri di situ... duduk aja di dekat tempat tidur biar bisa liat lebih jelas kalau emang mau liat kita ML," Tante Mira ikut menimpali. Luna kelihatan masih malu-malu, aku lalu berdiri menghampirinya dan menariknya ke sisi tempat tidur.
  • "Tapi kalian nggak apa-apa kalau Luna ikutan ngeliat di sini...?" tanyanya sambil duduk di kursi.
  • "Ah nggak apa-apa Wi, malah kami lebih senang lagi kalau kamu juga mau ikutan ML dengan kami, iya khan Don...... Ikutan ajalah sekalian, aku nggak akan bilang sama suamimu asal kamu juga nggak cerita ke suamiku," kata Tante Mira sambil melirikku dan aku mengangguk mengiyakan. Wajah Luna tampak merah, "Ah.. Luna cuma mau liat kalian aja dulu...." Betul dugaanku, sebenarnya Luna mau ikut bergabung hanya saja ia masih malu-malu. Yang dibutuhkannya cuma sebuah alasan yang pas.
Sementara itu Tante Mira tampaknya sudah pulih sepenuhnya, tangannya mulai meraih kontolku dan menuntunnya ke arah liang hangat di selangkangannya.
  • "Ayo sayang... kita lanjutin lagi.... sekarang punya kamu harus dimasukkin ke sini ya...tante dari tadi pengen ngerasain punya kamu..." Aku hanya tersenyum, sementara itu aku mulai menjilati payudara Tante Mira dan mempermainkan putingnya diantara kedua bibirku. Tubuh Tante Mira mulai menggeliat-geliat kembali.
  • "Ah... Anton... tante jadi konak lagi... punya kamu masukin ya.... sekarang sayang... sekarang... tante udah kepengen banget ngerasain kontolmu yang keras ini..." Tante Mira terus merengek-rengek meminta aku memasukkan kontol ke memeknya sementara itu tangannya terus meremas-remas kontolku sehingga membuatnya makin mengeras. Akhirnya perlahan-lahan kubuka paha Tante Mira sehingga bibir memeknya membelah dan menampakkan liangnya yang bisa mengundang nafsu birahi setiap lelaki.
Dengan perlahan-lahan kutuntun kontolku menuju lubang memek Tante Mira yang sudah siap menanti sejak tadi, dan... blesss... dengan sekali sentakan ringan kontolku masuk ke dalam memeknya. "Aahh..." teriak Tante Mira sambil menaikkan pinggulnya untuk menyambut kontolku. Rupanya Tante Mira sudah sangat terangsang dan bernafsu sehingga sekalipun dia berada di posisi bawah justru dia yang lebih aktif menggerak-gerakkan pinggulnya. Aku tidak mau kalah ganas dengan tante berumur 40-an ini, kugerakkan pinggulku turun naik dengan sentakan-sentakan yang kuat sehingga kontolku terasa masuk ke dalam dengan mantap.
  • "Aduhh.. Anton... kontolmu sampai ke ujung... enak banget....mmhh... terus sayang... tusuk yang kuat sayang... tante suka.... mmhh... mmhh.... mmhh... mmhh ...mmhh .." Tante Mira terus mendesah berulang-ulang seirama dengan tusukan kontolku. Suara kecipak beradunya kontolku dengan memek Tante Mira dan suara derit ranjang yang bergoyang menyertai desah persetubuhan kami yang ganas. Aku rasa dengan cara seperti ini Tante Mira tidak akan bertahan lama.
Beberapa saat kemudian Tante Mira minta ganti posisi, dia ingin berada di atas. Akhirnya aku berbaring pasrah sementara Tante Mira memposisikan dirinya berjongkok di atasku. Tangannya meraih kontolku dan membimbingnya menuju liang memeknya yang basah kuyup oleh lendirnya sendiri. Begitu kontolku masuk, Tante Mira lalu mulai menggerak-gerakkan pinggulnya dengan ganas. Gerakannnya makin lama makin cepat dan desahannya makin keras, "Mhh... mmhh.. mmhh...." aku belum pernah merasakan goyangan pinggul seorang wanita seganas Tante Mira. Saking keras dan semangatnya goyangan Tante Mira, beberapa kali kontolku sempat terlepas dari cengkeraman memeknya tapi Tante Mira dengan sigap memasukkan kembali. Dan akhirnya tidak sampai tiga menit Tante Mira di posisi atas iapun mulai mengalami orgasme yang kedua kali....
  • "Aduh... tante mau keluar lagi sayang... aduuh... mmhh... mmhh... mmhh... aahh!" Tante Mira menjerit keras berbarengan dengan orgasmenya yang kedua. Kedua tangannya mencengkeram erat dadaku dan kepalanya mendongak ke atas sementara itu memeknya menelan habis kontolku sampai aku bisa merasakan ujungnya.
Baru kali ini kurasakan orgasme seorang wanita yang begitu ganas dan intens. Seganas-ganasnya Tante Mira, rasanya masih kalah ganas dibandingkan Tante Mira. Tidak berapa lama kemudian Tante Mira terkulai lemas di dadaku. Aku melirik ke arah Luna, kulihat dia mulai terangsang hebat melihat "live-show" di depan matanya... Duduknya serba gelisah dan tangannya meremas-remas ujung bajunya. Aku sendiri sebenarnya belum orgasme, tapi rasanya juga tidak lama lagi. Permainan liar Tante Mira mau tidak mau membuatku makin dekat menuju puncak orgasme juga. Kalau aku sekarang mengajak Luna untuk ML pasti aku tidak akan sanggup bertahan lama, jadi kuputuskan untuk menyelesaikan ronde pertamaku dengan Tante Mira saja. Setelah Tante Mira mulai pulih dari orgasmenya, aku balikkan tubuhnya sehingga dia kembali dalam posisi terlentang. Tanpa basa-basi langsung aku menancapkan kontolku ke dalam memeknya.
  • "Anton... tante masih lemes... sabar sayang.... sebentar lagi.... mmhh... mmhh..." Tante Mira mencoba mendorongku. Tapi tenaganya tidak cukup kuat, lagi pula hanya berselang beberapa detik kemudian tampaknya Tante Mira sudah mulai terangsang lagi. Apalagi setelah telinga dan lehernya kujilati dengan lidahku. Maklum kaum wanita dalam hal persetubuhan sebenarnya jauh lebih hebat dari pria, mereka bisa mengalami orgasme berkali-kali dalam waktu yang singkat kalau mendapatkan rangsangan yang tepat.
Aku terus menusukkan kontolku berulang-ulang ke dalam memek Tante Mira.
  • "Anton... kamu nakal sekali... mmhh... mmhh .... dasar anak muda..... mmhh... adduuh sayang... nanti tante bisa keluar lagi.... mmhh... Anton... aduuhh...mmhh... tante jadi konak lagi... aahh... kamu ganas sekali...." kurasakan pinggul Tante Mira yang semula diam pasrah kini mulai mengikuti gerakan pinggulku. Setiap kali aku menusukkan kontolku, pinggul Tante Mira menyentak ke atas sehingga kontolku masuk semakin dalam. Gerakannya yang kembali ganas membuat ketahananku hampir jebol. Perlahan-lahan kuatur posisiku agar bisa menusukkan kontol sedalam-dalamnya.
  • "Tante... udah mau keluar belum.....?"
  • "Mmhh... iya sayang.... tante udah mau keluar lagi.... mmhh ...mmhh..."
  • "Sekarang kita barengan ya... Anton juga udah mau keluar...." "Hmmhh....... keluarin aja sayang... keluarin semuanya di dalam.... tante siap menampung.... tante udah nggak tahan sayaang.. ... tusuk tante yang kuat....... mmhh.... uuh... rasanya kontol kamu makin besar..... dorong yang kuat sayang..... iya... seperti itu sayang... iya... masukin yang dalam...mmhh... adduuh... tante keluar lagi.... aahh...aagh....!!"
  • "Tante... mmhh... aduuh... Anton udah nggak tahan lagii..... aahh...aahh..aagghh...!!" Akhirnya sebuah semburan sperma yang dahsyat ke dalam memek Tante Mira menyertai kenikmatan orgasmeku. Sementara itu tubuh Tante Mira juga kembali menegang dan berkedut-kedut menahan nikmat orgasmenya yang ketiga malam itu. Tidak lama kemudian tubuh kami saling berpelukan dengan lemas, kami tidak bergerak ataupun berkata-kata untuk beberapa saat karena rasa nikmat orgasme yang bersamaan tadi seolah meluluhkan semua kekuatan dan keinginan kami selama beberapa saat.
Aku dan Tante Mira hanya ingin diam berpelukkan dan saling menikmati hangatnya tubuh masing-masing, sementara kontolku yang terasa makin melemah masih tertancap di dalam memek Tante Mira.... Tidak berapa lama kemudian aku membaringkan tubuhku di samping Tante Mira. kontolku tergolek lemah kelelahan, basah kuyup oleh campuran lendir memek Tante Mira dan spermaku sendiri. Sementara itu dari celah memek Tante Mira lelehan sisa spermaku yang berwarna putih kental tampak mengalir keluar bercampur dengan lendir Tante Mira. Aku yakin spermaku banyak sekali yang masuk ke memeknya karena sudah hampir dua minggu aku belum mengeluarkannya. Tante Mira memiringkan badannya dan mengelus-elus kontolku.
  • "Gila kamu Anton..... belum-belum tante udah keluar tiga kali... kayaknya tante nggak bakalan kuat nih kalau ML sampai pagi...."
  • "Ah nggak apa-apa tante... khan ada Luna, dia bisa gantiin tante kalau tante udah capek... iya nggak," kami tertawa cekikikan melirik Luna yang dari tadi tampak duduk gelisah menahan gejolak nafsu.
  • "Iya Luna, ayo kamu ikutan sini dong... bantuin aku ngerjain Anton... aku nggak bakalan kuat kalau sendiri," kata Tante Mira ikut memanaskan suasana.
  • "Ah... kayaknya aku nggak perlu bantuin Teh Mira..., tuh liat... Anton punya udah lemes... kelihatannya dia juga udah bakal nggak kuat lagi main dengan Luna....," kata Luna yang mulai menanggapi ajakan kami dengan setengah menantang.
  • "Tapi kalau punyaku bisa berdiri lagi Luna mau ikutan nggak...?" pancingku.
  • "Boleh aja... tapi buktiin dong kalau Anton punya masih sanggup berdiri lagi seperti tadi," kata Luna. Tampaknya Luna sudah mendapatkan alasan yang pas untuk ikut bergabung.
  • "Ok... aku akan buktikan kalau sebentar lagi punyaku akan bangun dan keras seperti tadi tapi syaratnya harus Luna yang bangunin yaa..." kataku tersenyum.
  • "Iya... tapi dibersihin dulu dong.. Luna nggak mau bekas Teh Mira... he... he.. he..." Aku lalu bangkit ke kamar mandi untuk membersihkan kontolku dari sisa-sisa cairan hasil persetubuhan dengan Tante Mira. Saat keluar dari kamar mandi tampak Luna sudah duduk di tepi tempat tidur. Sementara itu Tante Mira gantian duduk tanpa busana di kursi sambil menenggak sekaleng bir hitam dan menghisap rokok.
  • "Ayo sini anak muda.... kita buktikan apa kamu masih sanggup bertempur lagi..." kata Luna sambil tersenyum nakal. Setelah mendapat alasan yang pas, Luna yang sebelumnya tampak malu-malu mulai menampakkan nafsu sex yang tidak kalah dengan Tante Mira. Aku lalu membaringkan tubuhku di tempat tidur.www. sobatilmu.blogspot.com

JAJARAN PEMAIN TIMNAS TERBARU 2013

JAJARAN PEMAIN TIMNAS TERBARU 
Seleksi timnas Indonesia telah berakhir, jajaran tim pelatih nasional Indonesia pun secara resmi mengumumkan 28 pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia pada pertandingan Pra Piala Asia 2015 melawan timnas Arab Saudi, 23 Maret mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
28 pemain timnas Indonesia

Pada pengumuman yang dilakukan di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (19/3), pelatih timnas Indonesia, Rahmad Darmawan (RD) menyatakan pemilihan itu bukan tanpa sebab. Salah satu alasan pemilihan yaitu didasarkan atas kebutuhan tim.

Inilah 28 pemain yang terpilih untuk memperkuat timnas Indonesia :

1. Kurnia Meiga
2. I Made Wirawan
3. Samsidar
4. Hamka Hamzah
5. M.Roby
6. Victor Igbonefo
7. Abdul Rahman
8. Zulkifli Syukur
9. Ricardo Salampessy
10. Supardi
11. Ruben Sanadi
12. Tony Sucipto,
13. Immanuel Wanggai
14. Ponaryo Astaman
15. Ahmad Bustomi
16. Raphael Maitimo
17. M. Taufiq
18. M. Ridwan
19. Andik Vermansah
20. Greg Nwokolo
21. Boaz Solossa
22. Firman Utina
23. Ferinando Pahabol
24. Irfan Bachdim
25. Zulham Zamrun
26. Ian Louis Kabes
27. Sergio van Dijk
28. Titus Bonai.

Dari 28 pemain terpilih tersebut, tercatat ada 6 pemain Persib Bandung, yakni I Made Wirawan, Supardi, Tony Sucipto, M. Ridwan, Firman Utina dan Sergio van Dijk.

Namun, RD menambahkan bahwa jumlah ini akan berkurang. Menurutnya, jajaran tim kepelatihan akan mengerucutkannya menjadi 23 pemain sekaligus untuk didaftarkan ke AFC pada Manager Meeting.

Jadi siapakah 5 pemain timnas Indonesia yang akan dicoret nanti? Kita tunggu saja beritanya.

CERITA NGENTOT TERBARU

KENIKMATAN TIADA TARA


CERITA NGENTOT KU YG PALKING HOOT
Cerita ngentot terbaru cerita sex terbaru ini berawal ketika ane di mutasi perusahaan ke daerah Bgr karena kinerja ane di tempat asal kurang bagus..ane sempet putus asa dan yg lebih sedih ane harus pisah ma bokin yg ane sayangi.. Tapi karena kebutuhan akhirnya ane ambil juga itu keputusan untuk mutasi.. Sesampai di Bgr ane dapet fasilitas kontrak rumah dari perusahaan,dan ane dapet di daerah pinggiran kota,lumayan lah type 36,ada 2 kamar plus perabotan udah ada di sana.. Setelah 1 bulan berlalu ane kewalahan ngurusi itu rumah,maklum ane berangkat pagi,pulang malam,minggu pulang ke Bdg ketemu bokin ya jadinya itu rumah acak2an dan kotor banget.. Ane ngerasa ga nyaman,dan ane mutusin untuk nyari orang buat ngurusi rumah. Ane sempatkan datangi salah satu yayasan penyalur di kota Bgr,ane pilih 1 orang yg ane pikir bisa kerja,orangnya biasa aja,masih muda,umur 20 tahun,aslinya dari daerah di jw tngh,dan 1 yg bikin ane pilih dia,dia keliahatan cekatan saat ane melihat cara praktek di beberapa orang yg di tawarkan.. Sebenarnya kalau ane emang niat macem2,ane bisa aja pilih yg genit,karena ada beberapa orang yg matanya tuh menunjukan kalo "pilih gw aja" dan sedikit centil.. lanjut.. Ane minta Susi (sebut aja bgitu) di antar ke rumah hari sabtu,karena ane pikir hari minggu ane akan pergi dan ane minta susi untuk bersihin rumah.. Hari sabtu malam orang yayasan datang mengantar susi,dan ane lunasi biaya administrasi,lalu jadilah susi bekerja di rumah ane.. Hari minggu ane tinggal dia di rumah,untuk bersih2 dan cuci baju ane yg udah menggunung.. Hari senin pagi ane datang ke rumah,ane seneng banget rumah udah bersih,rumput2 di bersihin depan rumah..baju ane pun udah pada wangi di setrika ma doi.. Karna ane puas,ane kasih doi uang jajan 50 ribu,dia seneng banget,ane bilang itu di luar gaji dan uang makan..ane kasih dia uang makan karena ane ga pernah makan di rumah,jd di rumah gak pernah masak.. hari2 berlalu,ane emang tidak pernah memandang status orang dari pekerjaannya,walaupun susi adalah pembantu,tp dia sering cerita tentang pribadi,tentang orang tua di kampung dll.. Dari situ ane tau bahwa ortu susi cerai,dan susi di paksa bekerja untuk menghidupi keluarga,ane juga tahu bahwa susi di kampung punya pacar,dan pacarnya itu sering telp tiap hari,susi kadang mengeluh juga karena pacarnya ini sering minjem duit tp ga di bayar.. Ane sering nasihati dia supaya lebih hati2 dalam pacaran,lebih2 cowok kayak gitu..dan dia pun mengangguk.. Kami tiap malam nonton tv bareng,kadang becanda,bahkan ke mall bareng untuk belanja sabun dsb..kadang kalau ane lagi ada duit ane beliin dia baju karen aane tahu bajunya itu2 aja.. skip.. tak terasa sudah 3 bulan susi kerja di rumah,dan kelihatan dia sangat betah,terlihat dari badan dia yg sekarang jd lebih gemuk di banding saat pertama datang..tp hal itulah yg mengganggu pikiran ane..body nya justru bikin ane gusar..toketnya yg dulu kelihatan kecil tp sekarang malah kelihatan nyembul...bokongnya yg dulu biasa aja sekarang jd menarik...haduh...ane pikir bahaya ni..tp ane buang jauh2 perasaan itu.. Diam2 ane suka ngintip dia kalo habis mandi...kadang ane juga curi2 pandangan ke arah pahanya kalau dia lg pake baju daster dan duduk sembarangan... Suatu hari ane dapet tugas dari kantor untuk mengurus proyek di kalimantan,ane pun harus pergi selama 2 minggu..ane pergi dan sebelumnya ane pamit ke susi berpesan supaya hati2 jaga rumah selama ane pergi.. Di kalimantan ane sms menanyakan kabar,dan ane beranikan untuk sms yg bernada memancing..seperti "km udah mandi belum susi manis?"...dan dia pun membalas dengan "udah aa sayang"... Dan ane pancing2 dia denga sms bahwa sebenarnya ane suka ma dia...tp takut di tolak karena susi udah punya cowok.. Tak di sangka susi membalas dengan sms yg sangat mengagetkan "aa kenapa ga bilang,susi juga suka banget ma aa,tp susi takut,susi kan cuma pembantu".. wah..ini yg ane tunggu...ane tlp dia..dan kita pun ngobrol panjang lebar tentang seringnya ane curi2 pandang...dll... Ane pun pulang ke Bgr,ane langsung menuju rumah..susi menyambut dengan senyuman malu...ane pun mencubit lengannya..tanda kangen.. Ane beranikan mengajak susi ngobrol malam itu...kami pun ngobrol..tp terlihat sekali susi sangat kaku dan tidak seperti biasanya...ane bertanya "kenpa sus"..."ga apa2 a" susi menjawab.. Ane duduk mendekati susi..dia sangat terlihat gelisah..ane dekatkan bibir ane ke bibir susi..susi sedikit menghindar..tp ane udah pengen banget mencium susi..ane sedikit memaksa dan kami pun berciuman...ane mainkan lidah ane di di bibir susi...kami pun bergumul mesra dengan hangatnya...di temani hujan bibir kami saling bermain... Malam itu tak terjadi apa2..ane ga ingin buru2 melakukan sesuatu..ane takut susi akan minta pertanggungan jawab bila ane exe dia malam itu.. esok hari nya sepulang kerja ane langsung mandi...kami pun ngobrol..sudah mulai cool...suasananya udah mulai seperti biasa lg..susi nonton tv,ane di sebelahnya,yg berbeda adalah sekarang susu udah berani duduk dekat2 nempel ke ane.. Ane membuka pembicaraan..ane bertanya tentang hubungan susi dengan pacarnya di kampung sejauh apa hubungan yg mereka lakukan.. Susi bercerita bahwa mereka memang sering berciuman..dan susi juga pernah pegang punya cowoknya..begitu pula sebaliknya...sambil berpura2 cemburu aku pun pergi ke kamar.. Susi mengejar ane ke kamar..dia minta maaf..dan bilang bhwa susi masih perawan... Ane bilang gak percaya...karena blm membuktikannya..kami pun sedikit ngadu argument..dan ane minta pembuktian kalo susi memang masih benar perawan.. Tak di sangkan susi langsung membuka daster yg di pakainya..."susi akan buktikan kalau susi memang masih perawan"..kata susi "jangan sus,aku ga berani tanggung jawab kalo sampai terjadi sesuatu"ane bilang begitu "aa ga usah mikirin tanggung jawab,yg penting susi kan buktikan kalau memang susi masih perawn",susi mendekati ane hanya mengenakan BH dan CelDam... Ane konak gan...ga tahan..melihat secara langsung apa yg selama ini ane inginkan...oh shit...ane bingung.. di tengah kebingungan ane,bibir susi sudah melumat bibir ane...kita berciuman di pinggir tempat tidur...tangan ane secara replex mulai bergerilya menuju gunung kembar susi...ane ga kuaaaaaat (dalam hati ane menahan nafsu ini).. Ane terus belai toket susi...ane buka bra yg membungkusnya..ane rebahkan susi di ranjang..susi tersenyumm..oh.. ane mulai melumat pentil susunya...tangan ane mulai bergerilya di paha susi...susi pun melenguh "ohhh"... tangan ane menuju selangkangan susi...bermain si pinggiran celana dalam yg masih membungkus meki susi..ane terus benjilati puting susu susi yg mulai keras...tangan ane pun membuka celana dalam yg di pkai susi...susi melenguh kembali.."oooohhhh".... Ane secara cepat membuka celana pendek dan kaos ane...ane pun membuka CD yg ane pakai... kembali ane lumat bibir susi...tangan ane mulai mengelus pinggiran meki susi...susi pun men desah "aaaaahhhh"... Tangan ane mulai menyibak meki susi yg di tumbuhi bulu yg tidak terlalu tebal...jari ane menari2 mengelus klitoris susi...susi pun tambah mendesah "AAAAAAHHHH"... Jari ane bermain2 di bibir lobang meki susi...bibir ane bermain di toketnya...dan tangan susi pun mulai mengeleus2 konto ane yg udah keras n panas... "aa..punya aa gedee..." susi berbisik.. Ane tersenyum sambil kembali melumat bibir susi dan memainkan jari di mekinya... Bibir ane pindah ke toketnya....lalu turun menjilati perutnya...dan sampailah di pertigaan selangkangan susi... Ane buka perlahan belahan paha susi...ane pun mulai merunduk...ane sibak kedua belahan meki susi...dan lidah ane mulai bermain di bibir meki susi...oooh...mantapnya meki perawan... "AA..AAAAAhhh"..susi mendesah ketika bibir mekinya ane jilati...lidah ane mulai menusuk2 lobang mekinya...dan sekali2 lidah ane bermain di klitoris susi... "aa""ooooooughhhh....."..susi mendesah semakin keras... ane menjilati mekinya -+ 15 menit..ane pun kembali melumat toket susi....pentilanya ane jilati melingkar..jari ane terus bermain di bibir meki susi yg mulai basah di bajiri cairan kenikmatan... Susi terus mendesah.."ouwgh..aa...ouwgh..aa..."dia memanggil ane dalam desahannya.. Tak menunggu lama,ane siapkan rudal konti ane yg udah keras banget...ane arahkan ke meki susi yg udah basah...ane lebarkan pahanya...ane taptkan di lobangnya..dan ane tekan pelan2...."aa...ouwgh..."susi mendesah...."aa...sakit"...."ouwgh"...susi sedikit meringis ketika konti ane mulai masuk ke mekinya...konti ane semakin dalam..."aa...sakit..."..."oughwwhhh"..susi mndesah sambil menutup matanya.... Ane cabut pelan2...ane tekan lagi...ane cabut lagi...ane tekan lagi...dan seterusnya.... "owgh..aa...oegh...owgh...ooooooh..."desahan susi semakin terdengar... Ane pun mengenjot konti ane di mekinya...dan tiba2 keluarlah darah keperawanan dari lobang meki susi.... ...ane genjot lagi lebih cepat...darah semakin banyak....ane genjot terus..."aa...sakiiiiiit....owwwuuuuuuuggggghhh".. .susi mendesah sambil terpejam matanya.. Ane genjot terus..."sabar sayang...bentar lagi sakitnya hilang"...ane menimpali sambil terus menggenjot.. konti ane keluar nasuk di meki susi....sampai darah perawannya tak lagi keluar... Ane goyang2 di dalam mekinya...ane hujam lebih dalam..."oooooooooooowwwwwwwghhhhhh"...susi menjerit...mekinya semakin licin...menandakan susi udah mendapatkan O...dan ane pun memepercepat genjotan ane...."OOOOOOOOOOOOOOOOOOWWWWWWGGGGGGGGGGGGHHHHHH HHHHHHH"....susi menjerit kenikamatan...susi mencengkeram pundak ane.....tangannya mencakar bokong ane...dan "croooooooot"....ane pun orgasme.....sperma ane memenuhi lobang meki susi.... Ane memeluknya...dan susi pun tersenyum..."percaya kan kalo susi masih perawan?" tanya susi pada ane "iya aku percaya"...ane pun tersenyum...dan kami pun berpelukan... Ane minta susi supaya kencing dulu...dan membersihkan mekinya...ane pengen malam ini 5 ronde..hehehe... kami pun bermain hingga pagi hari...esoknya ane ajak susi ke bidan yg jauh dari rumah ane...ane minta susi untuk KB...susi pun KB suntik...dan kami pun hingga sat ini masih berhubungan.. 1 yg membuat ane ga bisa lepas dari susi...mekinya wangi...dan nikmat banget saat di oral...beda dengan bokin ane yg kadang ada bau tak sedapnya... Ane jd jarang pulang ke bdg,ane malah tiap minggu menghabiskan waktu bermain sex seharian bareng susi...semua gaya udah kami mainkan...bahkan anal sudah kami praktekan... Susi tak pernah minta ane menikahi dia..karena dia pun tak mungkin memutuskan hubungan dengan pacarnya di kampung yg sudah di jodohkan oleh ortunya...entah sampaia kapan kami begini...tp jujur..nikmat sex bukan karena status..tp karena barang...hehehe Buat agan2 yg suka maen ma pembokatnya,saran dari ane,pembokat juga manusia,yg butuh kasih sayang dan materi,selain gaji 750rb ane kasih tambahan 1 jt perbulan buat susi plus uang jajan 50 rb tiap hari agar meki yg mantap itu di jaga dan di rawat demi kepentingan bersama..dan satu lagi,buatlah komitment agar sang pembokat tidak menuntut anda menikahinya..dan ini adalah hal yg paling penting!!!
 

KLASEMEN LIGA SPANYOL TERBARU

DAFTAR KLASEMEN LIGA SPANYOL 
137314211139+7297WWWWT
23725759940+5982TTWWW
33722786230+3273TLWTL
4Previous rank: 537198106450+1465WWWWL
5Previous rank: 437171286949+2063TWTLW
637169125246+657WTLLW
737167145655+155WLWLT
8Previous rank: 1037164174864-1652WWLLT
9Previous rank: 837138165451+347LLTWT
10Previous rank: 937138164355-1247LLLWL
11Previous rank: 1337129163956-1745WLTTL
12Previous rank: 11371111154351-844LLTLL
13Previous rank: 1437128174263-2144LWWTT
14Previous rank: 12371110164754-743LLWLT
1537109183146-1539WLWLT
1637109183554-1939LWTWW
17Previous rank: 1837811184769-2235LWLTT
18Previous rank: 193797213652-1634WLLTW
19Previous rank: 173797213659-2334LLTWW
203789203970-3133TWLTL